HAMPARAN SETENGAH TIANG
Sujudku sebatas pernyataan ketidakmampuan
Tilawahku pencerminan ketidak tahuan
Bukan karena alim ataupun fahim
Semata menyadari bahwa aku tidak mampu...
Semoga Engkau menyempurnakan... Wahai dzat sang Maha Sempurna....
Ikhtilaf, jidal dan persanggahan..
Hanya remah yang jauh panggang dari pada api
Setidaknya itulah yang kuyakini...
Setidaknya sampai hari ini... Dan untuk hari ini
Kuhindari engkau.. Wahai bising para pendakwah...
Berbusa mulutmu, berasap telingamu, memerah pandanganmu
Semua menghujat dengan nafas tersengal...
Berlomba saling memacu antara rasa dan nafsu
Tercermin dengan getaran kokoh ujung jarimu
Meracau...menghardik meski dalam keheningan...
Aku sekali lagi menjauh...
Sebatas kepapaan dan kebodohan yang menyelimutiku
Berpasrah atas semuanya
Menepi di ujung pinggiran becek... atau curaman terjal
Bukan... Bukan menghindar...
Setidaknya aku ingin memohon pada-Mu wahai dzat penggenggam kebenaran yang haq...
Tunjukan aku pada kebenaran yang jelas dan tegas benarnya dan aku berpasrah pada-Mu untuk senantiasa diistiqomahkan pada kebenaran sejati-Mu...ðŸ˜